surat cinta

Aku yang mengagumimu dalam diam utuh
tak tersentuh seperti mentari yang menyapa
bunga-bunga bermekaran
tak pernah menyentuh, namun cintanya terasa
bagi kuntum-kuntum bunga yang sedang
bermekaran
karena aku mengagumimu maka izinkan aku tak
mengusik ragamu
izinkan aku tak mengusik ketenangan hatimu
tak mengapa aku tak bertegur sapa
denganmu cukuplah bagiku menyapa dalam
doa-doaku

surat stifen william buat reva

puisi buat ibu dan ayah

Ayah engkau yang selalu membahagiakan Brim dan yang selalu mendoakanku agar aku tetap tumbuh besar. Dan ibu yang selalu membikinkan aku susu biarlah aku bersemangat kesekolah. Setelah itu kami besar dan menjadi cita-cita yang terbaik, cita-cita kami adalah menjadi guru yang lain ada yang menjadi polwan, tentara, polisi, dokter, melukis, penyanyi, pilot dan guru. Setelah bakat kami tumbuh besar itu pemberian dari tuhan atau allah. Yang menciptakan segala-galanya. Dia menciptakan mahkluknya sendiri. Yaitu adallah hewan, tumbuhan dan manusia. Manusia makannya adalah segala-galanya, tumbuhan makanannya adalah di siram dan hewanpun kita bagi makan dan minum dan cerita kisah puisi buat ibu dan ayah telah selesai.

TERIMA KASIH